23 Juli 2011

Kultuit Tentang #FiqhudDakwah oleh @PKSPakistan

Pemateri ust Romzi Mujtahid Dakwah dari sapeken Madura, mahasiswa IIUI, Pakistan

1. Dalam menyodorkan kebaikan itu, kita terkadang lemah dari sisi     manhaj.
2. Sehingga ia tidak sampai pada objek, atau tidak mendapatkan respon  sesuai yang diharapkan.
3. Ilmu yang diturunkan ini pada mulanya satu asal muasal..
4. Misalnya ttg Fiqhul Ikhtilaf dengan Fiqhud Dakwah, mungkin secara judul berbeda, tetapi esensinya sama.
5. Memahami #FiqhudDakwah sesungguhnya memahami esensi dakwah itu sendiri.
6. Allah swt. telah menurunkan Islam, agama terbaik di mana para anbiya’ dahulu berjuang    mendakwahkannya.
7. Agama itu pada dasarnya memiliki 3 partikel.
8. Partikel pertama adalah aqidah.
9. Partikel kedua adalah syariat
10. Partikel ketiga adalah akhlak.
11. Kita tidak bisa memisahkan tiga partikel tersebut.
12. Karena yang diinginkan oleh Allah swt. adalah menerapkan dan mendakwahkan ketiga partikel itu.
13. Esensi Fiqhud Dakwah adlh sbg ilmu yg membahas ttg metode dlm menyampaikan syumuliyatul Islam     dg berlandaskan ilmu syara’.
14. Tetapi sebenarnya ilmu ttg metode dakwah ini adalah ilmu natural
15. Yg siapapun yg tidak mempelajarinya juga dapat melakukannya.
16. Tetapi memang kualitas keberhasilan dakwah itu ditentukan dr metode penyampaian dakwah itu sendiri.
17. Yg diharapkan dari pemahaman ttg Fiqhud Dakwah itu bukan hanya sebatas variatif metode.
18. Tetapi lebih pada bagaimana menyelaraskan antara cara dg landasan syar’inya.
19. Karena variatif metode yg tidak berlandaskan syari’at justru akan mengeluarkan kita dari rel dakwah ini   sendiri
20. Mungkin ini pemahaman singkat ttg
21. Setelah kita tahu dg gambaran singkat tersebut, sebenarnya ada esensi penting dr #FiqhudDakwah.
22. Dakwah itu adalah kewajiban semua muslim.
23. Dan kerja dakwah adalah kerja yang totalitas, tidak terbatas di mimbar-mimbar.
24. Jd salah satu esensi penting yg ingin kita gali selanjutnya setelah ada gambaran tersebut,
25. bahwa dakwah tersebut adalah sebuah pekerjaan di mana kita ingin melakukan ini bukan hanya sebagai    rutinitas,
26. tetapi ini adalah ibadah sebagai bekal di akhirat kelak.
27. Ibadah yg dimaksud di sini pada dasarnya adalah ibadah di mana sifatnya tidak terbatas oleh waktu
28. yg artinya semua waktu pada dasarnya bisa bernilai ibadah.
29. Krn stiap muslim akan menyadari bhwa stiap waktuny dpt dimanfaatkan untuk menyebarkan kebaikan     dan dakwah Islam itu sendiri
30. Agar brnilai ibadah itu, utk mncapai level islahunnas (perbaikan manusia) mk hrs ada islahun nafsi     (perbaikan diri) dulu.
31. Karena ada kaedah bahwa yg tidak memiliki sesuatu maka tidak akan mampu memberikan
32. Di sinilah knpa smua waktu bs diubah mnjdi kbaikn & dakwah, krn wktu2nya adlh usaha utk     berbenah diri & mmbenahi org lain.
33. Kemudian perlu juga diingat, bahwa keutamaan dakwah dari sisi pahala telah dipaparkan oleh Allah swt.  dan Rasul-Nya.
34. Walaupun dalam realitasnya ada juga bentuk pahala lain, yaitu pahala di dunia.
35. Berupa imbalan materi dr panitia atau pengurus institusi kepada da’i.
36. Tetapi imbalan materi itu sebenarnya tdk perlu diperdebatkan lagi, bagaimanapun itu bntuk mu’ammalah.
37. Sdngkan obsesi da’i tetaplah pada pahala di sisi Allah swt.

Sumber :http://twitter.com/#!/PKSPakistan

0 komentar:

Poskan Komentar